akhirnya…

•May 9, 2007 • 3 Comments

akhirnya nemu password gw

Pertama kali posting setelah jadi presiden

•April 24, 2007 • 4 Comments

Hari ini gw dimarahin temen gw gara2 gw bolos kuliah. Hhh… yg jelas ini salah gw. mahasiswa dengan segenap aktivitasnya dari kuliah, berorganisasi, bernyanyi hingga pacaran sebenarnya apa maknanya?apakah itu adalah langkah awal dari sederet langkah perjuangan ataukah hanya cerminan hasrat jiwa kawula muda?

………………….

tadi habis rakor… muncul wacana :”jangan kalian jadi superman” tapi jadilah superteam

………………….

gw pengin belajar fisika

………………

gw pengin nikah

Testimonials

•March 15, 2007 • 3 Comments

Kenapa lo harus milih Izul 4 presiden KM.. Izul adalah..
Seorang Danlap yang juga tim Materi,
Seorang ketua himpunan yang juga tutor akademis,
Seorang yang dekat dengan massa yang juga memegang teguh ideologi,
Seorang Konseptor yang juga Eksekutor,
Seorang yang lebih memilih ITB daripada NTU (padahal gratis..) karena nasionalismenya
Seorang penggemar dorama yang tetap mengenal budaya-budaya bangsa,
Seorang Nasionalis yang juga taat beribadah..
Izul benar-benar pribadi yang seimbang, dan yang paling penting,
saya percaya dia bisa..
apa yang lebih dibutuhkan seorang pemimpin selain kepercayaan dari massa yang dipimpinnya?

-ade if04-
(anggota biasa UBG, anggota biasa HMIF, sekjen olimpiade KM ITB 2007, danlap OSKM 2006)

sejauh yang gw tau, visi yang dibawa izul bagus, sangat nasionalis.
kalo semua anak itb mikir gitu jg, Indonesia bisa jadi bangsa yang bener2 besar…

Iqbal Farabi
(Ketua terpilih HMIF Periode 2007/2008)

Resume visi-misi-proker zulkaida akbar

•March 15, 2007 • 1 Comment

Visi : Kami Cinta Indonesia..

1. Tahu dan paham serta benar2 merasuk dalam hati bahwa saya manusia Indonesia. Diperlukan sebuah identitas Indonesia yang dilanjutkan dengan kebanggan terhadapnya hal ini bisa ditarik dengan pemahaman akan budaya nusantara. Salah satu caranya dengan bekerjasama dengan unit-unit seni budaya. Proker : taman mini Indonesia indah/pekan seni budaya

2. Tahu realita Indonesia yang sedang banyak permasalahan. Hal ini bisa didapat dengan pewacanaan dan diskusi. Proker : Media dan Perbanyak diskusi panel serta mimbar bebas

3. Memiliki sense of crisis or empati. Proker : Potret kemiskinan bangsa

4. Bercita2 memperbaiki kondisi bangsanya dengan berpikir selaku problem solver

Misi : Berpikir Bergerak Bersama-sama

Tidak ada revolusi tanpa revolusi pemikiran (stalin). Jadi harus dilakukan langkah untuk menumbuhkan kultur berpikir yakni kultur membaca menulis dan diskusi. Proker : Pekan baca tulis, Kompetisi menulis,Jurnal ITB, Diskusi Panel

Terkait pergerakan.. isu2 nya adalah : Pendidikan,Ketahanan Pangan, Energi, Ekonomi Kerakyatan. Hal ini harus mengandung sinergi untuk mengumpulkan potensi2 elemen km ITB yang berserakan. Yakni potensi dari Himpunan2 dan unit2. contoh untuk isu energi, tataran program kerjanya adalah lokakarya energi.

Fondasi :
Dua hal yang dibangun awal adalah Trust dan Komunitas. Trust atau kepercayaan didapat dengan pelayanan akan kebutuhan dan kedekatan dengan massa. Ada 7 kebutuhan mendasar yang harus difasilitasi oleh kabinet KM ITB..

Komunitas memiliki beberapa ciri. Ada mekanisme saling memberi dan menerima sehingga unit bukan hanya bagi anggota unitnya. himpunan bukan hanya bagi anggota himpunannya dsb. selain itu ada mekanisme tukar informasi dan ada kenyamanan beraktivitas.

Beberapa program kerja :
1. Taman mini Indonesia Indah/Pekan Seni Budaya..dalam rangka membentuk kebanggan dan identitas akan budaya bangsa
2. Potret Kemiskinan Bangsa..dalam rangka membentuk sense of crisis
3. Lokakarya Energi..
4. Ekspresi Sore Rutin.. dalam rangka meramaikan kampus, Refreshing dan terpenting adalah internalisasi unit2 seni budaya
5. Puisi dan Aksi Theatrical Rutin.. dalam rangka memfungsikan kembali amphiteatr dan tema yang diangkat sesuai dengan isu kampus untuk pewacanaan
6. ITB Fair dengan arahan utama ITB untuk masyarakat.. untuk menyatukan dan mensinergikan potensi elemen kampus dalam gerak ke masyarakat
7. Pekan Baca Tulis dan Penerbitan Jurnal ITB
8. Kampusku Rumahku

Siapa yang layak memimpin Negara..?

•March 15, 2007 • Leave a Comment

Dulu saya pernah membuat tulisan yang cukup membuat kontroversi dan perdebatan di antara beberapa teman. Ada baiknya saya kembali mengemukakan pemikiran saya disini, minimal untuk membuka ruang diskusi.. ^_^

Saya berpikir bahwa seharusnya Negara ini dipimpin oleh seorang saintis/ berkarakter sains. Ada beberapa hal yang melandasi pemikiran saya :
1. seorang saintis adalah seorang yang jujur: Sains mengajarkan kita untuk bersikap ilmiah dan mengambil kesimpulan berdasar data/fakta eksperimen yang jelas. Dalam menyusun asumsi/hipotesa pun seorang saintis tidak terlepas dari pengamatan realita atau fenomena sebelumnya. Dengan kata lain seorang saintis sejati tidak akan berbohong, berpikir logis serta tidak mudah berprasangka dan berasumsi tak berdasar.

2. seorang saintis adalah pejuang pembela kebenaran : Copernicus mengajarkan kita untuk lebih memilih kematian dibanding harus menarik kata ñ kata yang bagi dia sebuah kebenaran (Copernicus dibakar karena mempertahankan teori heliosentris). Saintis sejati tidak hanya berpikir sampai menyimpulkan sebuah kebenaran tetapi juga berani bertanggung jawab dalam menyampaikan dan mempertahankan kebenaran.

3. seorang saintis adalah seorang yang humanis dan seringkali romantis : jika saintis mau menghargai alam yang mati dengan cara mempelajari untuk menemukan keindahan dalam keteraturan, maka kemanusiaan yang hidup pun tentu akan lebih dihargai. Dengan kata lain seorang saintis memiliki komitmen untuk berbagi dengan manusia lain. Abdus salam menyumbangkan seluruh hadiah nobelnya untuk kemajuan fisika teori, Einstein menangis saat jepang diledakkan kemudian dia menulis : “manusia tidak pernah tahu apa yang dilakukannya”

4. saintis juga seorang seniman : alkisah ketika Maxwell merumuskan 4 persamaanya, ada seorang yang berkomentar :”apakah seorang dewa yang menuliskannya?”. seni adalah apresiasi terhadap keindahan. seperti halnya pelukis yang mengapresiasikan keindahal alam dengan melukis diatas kanvas, maka saintis (fisikawan) mengapresiasikan keindahan dan keteraturan alam dengan melukiskannya kedalam persamaan matematika. Teringat Einstein yang menyukai biola, Heisenberg yang menyukai piano.. saintis biasanya menyukai seni atau sastra untuk menyeimbangkan kerja otak kirinya.

5. dalam memecahkan masalah, saintis akan berpijak pada pola pikir yang runtut, sistematis dan mencoba membandingkan dengan berbagai sudut pandang (objektif)

6. kadangkala seorang saintis bisa berpikir radikal, visioner dan melampaui jamannya. Einstein mendobrak dunia ilmu pengetahuan dengan konsep revolusionernya tentang kerelativan ruang dan waktu, bohr mengguncang paham deterministic dengan konsep probabilistiknya.

Kesimpulan saya : seorang yang berkumpul didalam dirinya karakter jujur, pejuang pembela kebenaran, humanis, seniman, logis dan kadangkala radikal merupakan orang yang layak memimpin sebuah Negara.. Ada tanggapan???

Zulkaida akbar (fisika 03)
Vote izul for presiden km itb