Kami cinta Indonesia…

Huntington dalam tesisnya benturan antar peradaban mengatakan bahwa empat peradaban besar yakni islam, barat, china dan India akan senantiasa berbenturan. Menurut saya empat peradaban besar ini menjadi besar karena masing masing memiliki identitas yang jelas. Islam dengan ideologinya yang mencakup seluruh aspek hidup, barat dengan teorinya tentang penjunjungan hak2 individu, china dan India dengan nilai2 luhur nenek moyangnya.

Bahkan salah satu hal yang membuat Hitler suatu saat mengancam eropa adalah keberhasilan dia dalam mendoktrinkan identitas ke-jermanan yang kuat di kalangan anak mudanya. Saya berkesimpulan bahwa untuk dapat memajukan Indonesia maka langkah awalnya adalah menguatkan identitas ke-indonesiaan pada rakyat Indonesia terutama di kalangan mahasiswanya karna Indonesia 30 tahun kedepan bergantung pada kondisi mahasiswa dan kemahasiswaan saat ini (termasuk kemahasiswaan itb).

Kemahasiswaan itb tidak mungkin terlepas dari konteks ke-indonesiaan. Sejarah membuktikan peran segelintir mahasiswa tempo dulu dalam perebutan kemerdekaan. Benar bahwa kemahasiswaan berperan dalam pemenuhan kebutuhan. Namun mengutip kata teman saya :”terlalu kufur nikmat jika kemahasiswaan hanya sekedar upaya pemenuhan kebutuhan mahasiswanya”, dengan kata lain kemahasiswaan adalah upaya terorganisir dalam melaksanakan tanggung jawab mahasiswa kepada bangsa dan negaranya.

Apa itu Indonesia? Pertanyaan ini merupakan simpul awal kalau kita ingin menemukan identitas ke-indonesiaan kita. Sejauh mana pancasila sudah menjadi identitas kita? Saya ingin menarik sudut pandang identitas dari sisi budaya. Sejauh mana kita sadar bahwa kita memiliki budaya luhur dan bangga terhadapnya?benar bahwa saya sebagai orang jawa memiliki wayang kulit namun apakah kita memaknai wayang kulit sebagai budaya Indonesia lebih dari sekedar budaya jawa? Di sisi lain apakah kita lebih mengenal jendral napoleon dibanding patih gadjah mada?

Keluarga mahasiswa itb memiliki unit2 seni budaya diantaranya. saya pikir teman2 yang berkegiatan dalam unit2 budaya ini memiliki wawasan lebih, terkait budaya di suatu tempat. Saya bercita-cita untuk membuat kegiatan dengan bekerjasama dengan seluruh unit budaya dengan tujuan berbagi wawasan budaya kepada seluruh mahasiswa itb. Tidak hanya sekedar bentuk fisik budaya semisal tarian atau musik daerah tetapi juga potensi lokal dan kearifan tradisional yang ada semisal dalam legenda, mitos atau cerita rakyat. Betapa mahabarata mengajarkan kita untuk bersikap sebagai seorang ksatria.. betapa sutasoma mengandung bhinneka tunggal ika dan betapa sastra lisan riau mengajarkan kita untuk bersahabat dengan alam dan bersikap rendah hati… masih banyak lainnya.

Bermula dari tahu, berakhir dengan bangga. Itulah cita-cita saya… ketika kita telah memiliki kebanggan terhadap Indonesia maka dengan sendirinya akan muncul cita-cita untuk membangun Indonesia. Dan ketika ini berawal dari itb maka lambat laun akan tertular ke elemen lain (luar itb).

Aku ingin mengatakan dengan lantang bahwa : “aku Indonesia”

 -zulkaida akbar-
Vote izul for presiden km itb

Advertisements

~ by zulkaidaakbar on March 15, 2007.

One Response to “Kami cinta Indonesia…”

  1. artikelnya cukup menarikk .. aku orang indonesia dan i love full indonesia ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: