Siapa yang layak memimpin Negara..?

Dulu saya pernah membuat tulisan yang cukup membuat kontroversi dan perdebatan di antara beberapa teman. Ada baiknya saya kembali mengemukakan pemikiran saya disini, minimal untuk membuka ruang diskusi.. ^_^

Saya berpikir bahwa seharusnya Negara ini dipimpin oleh seorang saintis/ berkarakter sains. Ada beberapa hal yang melandasi pemikiran saya :
1. seorang saintis adalah seorang yang jujur: Sains mengajarkan kita untuk bersikap ilmiah dan mengambil kesimpulan berdasar data/fakta eksperimen yang jelas. Dalam menyusun asumsi/hipotesa pun seorang saintis tidak terlepas dari pengamatan realita atau fenomena sebelumnya. Dengan kata lain seorang saintis sejati tidak akan berbohong, berpikir logis serta tidak mudah berprasangka dan berasumsi tak berdasar.

2. seorang saintis adalah pejuang pembela kebenaran : Copernicus mengajarkan kita untuk lebih memilih kematian dibanding harus menarik kata ñ kata yang bagi dia sebuah kebenaran (Copernicus dibakar karena mempertahankan teori heliosentris). Saintis sejati tidak hanya berpikir sampai menyimpulkan sebuah kebenaran tetapi juga berani bertanggung jawab dalam menyampaikan dan mempertahankan kebenaran.

3. seorang saintis adalah seorang yang humanis dan seringkali romantis : jika saintis mau menghargai alam yang mati dengan cara mempelajari untuk menemukan keindahan dalam keteraturan, maka kemanusiaan yang hidup pun tentu akan lebih dihargai. Dengan kata lain seorang saintis memiliki komitmen untuk berbagi dengan manusia lain. Abdus salam menyumbangkan seluruh hadiah nobelnya untuk kemajuan fisika teori, Einstein menangis saat jepang diledakkan kemudian dia menulis : “manusia tidak pernah tahu apa yang dilakukannya”

4. saintis juga seorang seniman : alkisah ketika Maxwell merumuskan 4 persamaanya, ada seorang yang berkomentar :”apakah seorang dewa yang menuliskannya?”. seni adalah apresiasi terhadap keindahan. seperti halnya pelukis yang mengapresiasikan keindahal alam dengan melukis diatas kanvas, maka saintis (fisikawan) mengapresiasikan keindahan dan keteraturan alam dengan melukiskannya kedalam persamaan matematika. Teringat Einstein yang menyukai biola, Heisenberg yang menyukai piano.. saintis biasanya menyukai seni atau sastra untuk menyeimbangkan kerja otak kirinya.

5. dalam memecahkan masalah, saintis akan berpijak pada pola pikir yang runtut, sistematis dan mencoba membandingkan dengan berbagai sudut pandang (objektif)

6. kadangkala seorang saintis bisa berpikir radikal, visioner dan melampaui jamannya. Einstein mendobrak dunia ilmu pengetahuan dengan konsep revolusionernya tentang kerelativan ruang dan waktu, bohr mengguncang paham deterministic dengan konsep probabilistiknya.

Kesimpulan saya : seorang yang berkumpul didalam dirinya karakter jujur, pejuang pembela kebenaran, humanis, seniman, logis dan kadangkala radikal merupakan orang yang layak memimpin sebuah Negara.. Ada tanggapan???

Zulkaida akbar (fisika 03)
Vote izul for presiden km itb

Advertisements

~ by zulkaidaakbar on March 15, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: